Strategi Adaptasi Elemen Arsitektur Tradisional Jawa untuk Efisiensi Energi Hunian Tropis Modern: Sebuah Systematic Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.55173/h3t5j273Keywords:
arsitektur jawa, desain pasif, hunian tropis, tinjauan literatur sistematis, kenyamanan termalAbstract
Lonjakan konsumsi energi untuk pendinginan di kota-kota besar Pulau Jawa menuntut strategi desain pasif yang efektif guna menekan ketergantungan pada pendingin udara mekanis. Penelitian ini bertujuan menyintesis elemen kunci arsitektur tradisional Jawa menjadi model desain terukur yang aplikatif bagi hunian tropis modern. Metode penelitian menggunakan tinjauan literatur sistematis (Systematic Literature Review) berbasis protokol PRISMA dan pemetaan bukti. Data disintesis secara kualitatif dan kuantitatif untuk merumuskan parameter teknis elemen vernakular paling berpengaruh. Hasil mengidentifikasi bahwa integrasi atap berongga, ventilasi atap, dan orientasi bangunan tepat meningkatkan kecepatan udara dalam ruang sebesar 0,5 m/s serta menurunkan suhu hingga 5°C secara alami. Sistem sambungan kayu tradisional berpotensi untuk konstruksi modular tahan gempa, sementara konsep natah diadaptasi menjadi void vertikal di lahan perkotaan padat. Studi ini memberikan kerangka teknis komprehensif dalam mencapai efisiensi energi. Implikasinya adalah perlunya pengakuan kinerja termal sebagai nilai resmi dalam kebijakan konservasi warisan budaya demi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.






